Senin, 14 April 2014

Doa Mohon Perlindungan

doa mohon perlindungan 

أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَالْهَرَمِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ


 Dari Anas bin Malik RA, ia berkata, "Rasulullah SAW mengucapkan, Allaahumma innii a'udzubika minal 'ajzi wal kasali wal jubni wal bukhli wal haram wa a'udzu bika min 'adzaabil qabri wa a'udzu bika min fitnatil mahya wal mamaat (Wahai Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, kecut hati, kikir dan pikun. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah (bencana) kehidupan dan kematian)'" (Shahih: Muttafaq Alaih)

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كُنْتُ أَخْدِمُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكُنْتُ أَسْمَعُهُ كَثِيرًا يَقُولُ اللَّهُمَّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَضَلْعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ وَذَكَرَ بَعْضَ مَا ذَكَرَهُ التَّيْمِيُّ

 Dari Anas bin Malik RA, dia berkata, 'Aku pernah melayani Nabi SAW, dan aku sering mendengar beliau mengucapkan, 'Allaahumma inni a'udzu bika minal hammi wal hazan wa dhal'iddain wa ghalabatirrijaal (Wahai Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesusahan dan kesedihan, terlilit hutang, dan kemenangan musuh. Selanjutnya dia menyebutkan sebagian Hadits At-Taimi pada no. (1484). {Shahih: Bukhari)

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُعَلِّمُهُمْ هَذَا الدُّعَاءَ كَمَا يُعَلِّمُهُمْ السُّورَةَ مِنْ الْقُرْآنِ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

 Dari Abdullah bin Abbas RA, bahwasanya Rasulullah SAW mengajarkannya doa ini, sebagaimana beliau mengajarkannya sebagian surah Al Qur'an. Beliau (Rasulullah SAW) mengucapkan, "Allaahumma inni a'udzu bika min 'adzabi jahannam wa a'udzu bika min 'adzabil qabri wa a'udzu bika min fitnati masihiddajjaal wa a'udzu bika min fitnatil mahya wal mamaat (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka jahanam, dari siksa kubur, dan dari bencana kehidupan dan kematian, serta dari kejahatan bencana Dajal. Aku berlindung kepada-Mu dari bencana hidup dan mati. " (Shahih: Muslim)

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو بِهَؤُلَاءِ الْكَلِمَاتِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ وَمِنْ شَرِّ الْغِنَى وَالْفَقْرِ

 Dari Aisyah RA, bahwasanya Nabi SAW berdoa dengan kalimat-kalimat ini, "Allaahumma inni a'udzu bika min fitnatin naar wa a'dzabin naari wa min syarril ghinaa wal faqri (Wahai Allah, aku berlindung kepada-Mu dari bencana api neraka, sika api neraka, dan kejahatan kekayaan dan kefakiran) " {Shahih: Mutafaq 'Alaihi)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْفَقْرِ وَالْقِلَّةِ وَالذِّلَّةِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ

 Dari Abu Hurairah RA, bahwasanya Nabi SAW bersabda, "Allaahumma inni a'udzu bika minal faqri walqillah wadzdzillah, wa a'udzu bika min an azhlim au uzhlam (Wahai Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kefakiran, sedikit kebaikan, dan kehinaan, dan aku berlindung kepada-Mu dari berlaku zhalim atau dizhalimi) " {Shahih)

عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ كَانَ مِنْ دُعَاءِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحْوِيلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نَقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سُخْطِكَ

 Dari Ibnu Umar RA, dia berkata, "Diantara doa Rasulullah SAW adalah, Allaahumma inni a'udzu bika min Zawaali ni'matika wa tahwiili 'aafiyatika wafujaa'ati naqmatika, wa jami'i sakhatika (Wahai Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat-Mu, pindahnya kesejahteraan-Mu, datangnya Murka-Mu dengan tiba-tiba, dan semua murka-Mu) " (Shahih)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُوعِ فَإِنَّهُ بِئْسَ الضَّجِيعُ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْخِيَانَةِ فَإِنَّهَا بِئْسَتِ الْبِطَانَةُ

 Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, 'Rasulullah SAW biasa mengucapkan, Allaahumma inni a'udzubika minal juu'i fainnahu bi'sa dhdhaji'u, wa a'udzu bika minal khiyaanati fainnaha bi'satil bithaanah (Wahai Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelaparan, karena dia (kelaparan itu) sejelek-jelek teman untuk tidur, dan aku berlindung kepada-Mu dari khianat, karena khianat itu sejelek-jelek isi hati. "(Hasan).

أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْأَرْبَعِ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ وَمِنْ دُعَاءٍ لَا يُسْمَعُ

 Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, "Rasulullah SAW mengucapkan, 'Allaahumma inni a'udzu bika minal arba'i min illmin laa yanfa'u wamin qalbin laa yakhsya' wamin nafsin laa tasyba'u wa min du'aain laayusma' (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari empat perkara, yaitu: Dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu, darij iwa yang tidak kenyang, dan dari doa yang tidak dikabulkan) " (Shahih: Muslim)

أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ حَدَّثَنَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ صَلَاةٍ لَا تَنْفَعُ وَذَكَرَ دُعَاءً آخَرَ

 Anas bin Malik RA, bahwasanya Rasulullah SAW mengucapkan, "Allahumma inni a'udzu bika min shalaatin laa tanfa' (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari shalat yang tidak bermanfaat) " Beliau juga menyebutkan doa yang lain. (Shahih)

عَنْ فَرْوَةَ بْنِ نَوْفَلٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ عَمَّا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو بِهِ قَالَتْ كَانَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَمِلْتُ وَمِنْ شَرِّ مَا لَمْ أَعْمَلْ

 Dari Farwah bin Naufal Asyja'i, dia berkata, "Aku pernah bertanya kepada Aisyah Ummul mukminin tentang doa yang biasa dibaca oleh Rasulullah SAW. " dia berkata, "Beliau SAW mengucapkan, 'Allaahumma inni a'udzu bika min syarri maa'alimtu wa min syarri maa lam a'lam (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa yang aku ketahui, dan dari keburukan yang tidak aku kerjakan'. "(Shahih: Muslim)

شَكَلِ بْنِ حُمَيْدٍ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلِّمْنِي دُعَاءً قَالَ قُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ سَمْعِي وَمِنْ شَرِّ بَصَرِي وَمِنْ شَرِّ لِسَانِي وَمِنْ شَرِّ قَلْبِي وَمِنْ شَرِّ مَنِيِّي

 Dari Syakl bin Humaid, dia berkata, "Aku berkata, 'Wahai Rasulullah! Ajarkanlah kepadaku doa.'" Beliau besabda, "Ucapkanlah, 'Allaahumma innii a'udzu bika min syarri sam'i  wa min syarri bashari wamin syarri lisaani wamin syarri qalbi wamin syarri maniyyi (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari pendengaran-ku, keburukan penglihatanku, keburukan lisanku, keburukan hatiku, dan keburukan kemaluanku. " (Shahih)

عَنْ أَبِي الْيَسَرِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَدْمِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ التَّرَدِّي وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْغَرَقِ وَالْحَرَقِ وَالْهَرَمِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا

 Dari Abul Yasar, bahwasanya Rasulullah SAW biasa berdoa, "Allaahumma inni a'udzu bika minal hadmi, wa 'audzu bika minattaraddi, wa a'udzu bika minal gharaqi wal haraqi wal haram wa a'udzu bika anyatakhabbatani asy-syaithaan 'indal maut, wa a'udzu bika an amuuta fii sabiilika mudbiran wa a'udzu bika an amuta ladighan (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kehancuran, aku berlindung kepadamu dari kebinasaan. Aku berlindung kepadamu dari keterpurukan, kebakaran, dan kepikunan. Aku berlindung kepadamu dari mati berpaling dari engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari mati karena sengatan binatang yang berbisa. "{Shahih)

عَنْ أَبِي الْيَسَرِ زَادَ فِيهِ وَالْغَمِّ

Dari Abu Yasar, ia menambahkan di dalamnya, "... walghammi (dan kesedihan) " (Shahih)

عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئْ الْأَسْقَامِ

Dari Anas bin Malik RA, bahwasanya Nabi SAW biasa mengucapkan, "Allaahumma inni a'udzu bika minal barash wal junuun wal judzaam, wa a'udzu bika min sayy'il asqaam (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, kusta, dan keburukan penyakit-penyakit yang lain) " (Shahih)


Kapan Waktu Malam Yang Lebih Utama?

Waktu ibadah malam yang lebih utama 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

Dari Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Tuhan kami Azza wa Jalla tiap malam turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir. Pada saat itu Allah berfirman, "Barangsiapa yang berdoa padaku pasti Aku kabulkan, barangsiapa yang mohon pada-Ku pasti Aku beri, dan barangsiapa yang meminta ampun pada-Ku pasti Aku ampuni. "(Shahih: Muttafaq Alaih)


Orang Yang Lebih Berhak Menjadi Imam

Imam sholat yang baik

Adapun hadist yang berkaitan :           

عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْبَدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اللَّهِ وَأَقْدَمُهُمْ قِرَاءَةً فَإِنْ كَانُوا فِي الْقِرَاءَةِ سَوَاءً فَلْيَؤُمَّهُمْ أَقْدَمُهُمْ هِجْرَةً فَإِنْ كَانُوا فِي الْهِجْرَةِ سَوَاءً فَلْيَؤُمَّهُمْ أَكْبَرُهُمْ سِنًّا وَلَا يُؤَمُّ الرَّجُلُ فِي بَيْتِهِ وَلَا فِي سُلْطَانِهِ وَلَا يُجْلَسُ عَلَى تَكْرِمَتِهِ إِلَّا بِإِذْنِهِ قَالَ شُعْبَةُ فَقُلْتُ لِإِسْمَعِيلَ مَا تَكْرِمَتُهُ قَالَ فِرَاشُهُ


Dari Abu Mas'ud Al Badri, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Orang yang paling berhak menjadi imam shalat suatu kaum adalah yang terpandai dalam membaca Kitabullah (Al Qur'an) dan lebih dahulu membacanya. Jika dalam hal membaca ini mereka sama, maka hendaklah yang menjadi imam, orang yang lebih dahulu hijrah. Jika hal itu sama, maka hendaklah yang lebih tua. Janganlah seseorang menjadi imam di rumah orang lain, dan jangan pula ketika dalam kekuasaan orang lain, serta jangan pula dia duduk di tempat yang khusus untuk tuan rumah, kecuali dengan izinnya. " Syu 'bah (salah seorang perawi Hadits ini) berkata, "Aku katakan kepada Ismail (menurut suatu riwayat), 'Apakah tempat yang khusus itu?' Beliau menjawab, 'Yaitu tempat duduknya (permadani).'" (Shahih: Muslim)


بِهَذَا الْحَدِيثِ قَالَ فِيهِ وَلَا يَؤُمُّ الرَّجُلُ الرَّجُلَ فِي سُلْطَانِهِ


Dari Abu Mas'ud Al Badri, seperti Hadits tersebut... beliau SAW bersabda, "...dan janganlah seseorang menjadi imam terhadap orang lain dalam kekuasaannya. "(Shahih)


أَبَا مَسْعُودٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَذَا الْحَدِيثِ قَالَ فَإِنْ كَانُوا فِي الْقِرَاءَةِ سَوَاءً فَأَعْلَمُهُمْ بِالسُّنَّةِ فَإِنْ كَانُوا فِي السُّنَّةِ سَوَاءً فَأَقْدَمُهُمْ هِجْرَةً
قَالَ وَلَا تَقْعُدْ عَلَى تَكْرِمَةِ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِهِ
 

 Dari Abu Mas'ud RA, dari Nabi SAW, seperti Hadits tersebut... beliau SAW bersabda, "Jika mereka sama (bagusnya) dalam membaca Al Qur'an, maka yang lebih banyak mengetahui tentang As-Sunnah. Jika pengetahuan mereka terhadap As-Sunnah itu sama, maka yang dahulu berhijrah. " (Shahih: Muslim)

Dalam suatu riwayat, "...dan janganlah kamu duduk di atas tempat khusus seseorang kecuali dengan izinnya. " (Shahih)

عَنْ عَمْرِو بْنِ سَلَمَةَ قَالَ كُنَّا بِحَاضِرٍ يَمُرُّ بِنَا النَّاسُ إِذَا أَتَوْا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانُوا إِذَا رَجَعُوا مَرُّوا بِنَا فَأَخْبَرُونَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَذَا وَكَذَا وَكُنْتُ غُلَامًا حَافِظًا فَحَفِظْتُ مِنْ ذَلِكَ قُرْآنًا كَثِيرًا فَانْطَلَقَ أَبِي وَافِدًا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي نَفَرٍ مِنْ قَوْمِهِ فَعَلَّمَهُمْ الصَّلَاةَ فَقَالَ يَؤُمُّكُمْ أَقْرَؤُكُمْ وَكُنْتُ أَقْرَأَهُمْ لِمَا كُنْتُ أَحْفَظُ فَقَدَّمُونِي فَكُنْتُ أَؤُمُّهُمْ وَعَلَيَّ بُرْدَةٌ لِي صَغِيرَةٌ صَفْرَاءُ فَكُنْتُ إِذَا سَجَدْتُ تَكَشَّفَتْ عَنِّي فَقَالَتْ امْرَأَةٌ مِنْ النِّسَاءِ وَارُوا عَنَّا عَوْرَةَ قَارِئِكُمْ فَاشْتَرَوْا لِي قَمِيصًا عُمَانِيًّا فَمَا فَرِحْتُ بِشَيْءٍ بَعْدَ الْإِسْلَامِ فَرَحِي بِهِ فَكُنْتُ أَؤُمُّهُمْ وَأَنَا ابْنُ سَبْعِ سِنِينَ أَوْ ثَمَانِ سِنِينَ

Dari Amr bin Salamah RA, dia berkata, "Kami pernah berada di suatu tempat yang sering dilewati oleh orang-orang yang datang menghadap kepada Nabi SAW. Apabila mereka pulang, mereka melewati kami, lalu memberitahukan kepada kami bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Begini dan begini. " Saya adalah seorang pemuda yang kuat hafalannya, karena itu saya telah mampu menghafal banyak Al Qur'an. Ayahku pernah datang menghadap kepada Rasulullah SAW bersama beberapa orang sebagai utusan kaumnya. Lalu beliau SAW mengajarkan kepada mereka tentang shalat, yaitu dengan sabdanya, "Yang berhak menjadi imam kamu (dalam shalat) adalah yang paling ahli dalam membaca Al Qur'an." (Pada saat itu) akulah yang paling ahli dalam membaca Al Quran di antara mereka, karena aku sudah dapat menghafalnya, lalu mereka mempersilahkan aku maju (untuk jadi imam). Aku biasa menjadi imam mereka dengan memakai kain yang kecil berwarna kuning, sehingga kalau aku sujud, terbuka auratku sedikit. Lalu seorang wanita di antara mereka berkata, "Tutupilah dari kami aurat ahli Al Qur'an (yang jadi imam) di antara kamu!. Lalu mereka membelikan untukku baju buatan Oman. Betapa gembiranya aku, karena sejak aku masuk islam, belum pernah merasakan kegembiraan seperti itu. Aku menjadi imam bagi mereka, sedang usiaku baru tujuh atau delapan tahun. "(Shahih: Bukhari)



عَنْ عَمْرِو بْنِ سَلَمَةَ بِهَذَا الْخَبَرِ قَالَ فَكُنْتُ أَؤُمُّهُمْ فِي بُرْدَةٍ مُوَصَّلَةٍ فِيهَا فَتْقٌ فَكُنْتُ إِذَا سَجَدْتُ خَرَجَتْ اسْتِي


Dari Amr bin Salamah RA,... seperti Hadits tersebut, beliau berkata, "Aku menjadi imam mereka dengan hanya memakai pakaian tambalan yang sobek, sehingga kalau aku bersujud, pantatku tampak. " (Shahih)


عَمْرُو بْنُ سَلَمَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُمْ وَفَدُوا إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا أَرَادُوا أَنْ يَنْصَرِفُوا قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ يَؤُمُّنَا قَالَ أَكْثَرُكُمْ جَمْعًا لِلْقُرْآنِ أَوْ أَخْذًا لِلْقُرْآنِ قَالَ فَلَمْ يَكُنْ أَحَدٌ مِنْ الْقَوْمِ جَمَعَ مَا جَمَعْتُهُ قَالَ فَقَدَّمُونِي وَأَنَا غُلَامٌ وَعَلَيَّ شَمْلَةٌ لِي فَمَا شَهِدْتُ مَجْمَعًا مِنْ جَرْمٍ إِلَّا كُنْتُ إِمَامَهُمْ وَكُنْتُ أُصَلِّي عَلَى جَنَائِزِهِمْ إِلَى يَوْمِي هَذَا


Dari Amr bin Salamah RA, dari bapaknya, bahwasanya mereka pergi menghadap kepada Nabi SAW sebagai utusan kaumnya. Tatkala mereka hendak pulang, mereka bertanya, "Wahai Rasulullah! Siapakah (yang lebih berhak) menjadi imam bagi kami? "Beliau SAW bersabda, "Orang yang paling ahli di antara kamu dalam Al Qur'an. "Amr bin Salamah berkata, "Tidak seorangpun dari kaum itu yang ahli dalam Al Quran, seperti aku." Kata Amr, "Karena itu, mereka mempersilahkan aku maju (untuk menjadi imam), padahal aku masih kanak-kanak yang sedang memakai kain toga (sejenis jubah). Maka tidaklah aku menghadiri suatu perkumpulan di Jarm, melainkan aku yang menjadi imam mereka, dan aku pula yang menyalati jenazah mereka (jadi imam) sampai hari ini. (Shahih)


عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ قَالَ لَمَّا قَدِمَ الْمُهَاجِرُونَ الْأَوَّلُونَ نَزَلُوا الْعُصْبَةَ قَبْلَ مَقْدَمِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ يَؤُمُّهُمْ سَالِمٌ مَوْلَى أَبِي حُذَيْفَةَ وَكَانَ أَكْثَرَهُمْ قُرْآنًا زَادَ الْهَيْثَمُ وَفِيهِمْ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ وَأَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الْأَسَدِ

Dari Ibnu Umar, bahwa dia berkata, "Ketika kaum Muhajirin kelompok pertama tiba di Madinah, mereka tinggal di Usbah (nama suatu tempat dekat Madinah). Sebelum Nabi SAW datang, yang menjadi imam mereka adalah Salim Maula Abu Huzaifah, beliau adalah orang yang paling ahli dalam Al Qur'an. " (Shahih: Bukhari) Ada tambahan, "Di antara mereka terdapat Umar bin Khaththab, Abu Salamah bin Abdul Asad. "(Shahih: Bukhari)


Minggu, 13 April 2014

Cara Menghilangkan Angka Pada Widget Label Di Blogger

Menghilangkan Angka pada Widget Label di Blog, widget label, widget label blogspot, angka label blog, menghapus angka label blog

Assalamualaikum Wr.Wb.
       Kalau sobat blogger memasang Widget Label di blog sobat, sudah pasti setiap label atau setiap kategorinya diikuti oleh angka. Angka tersebut menunjukkan jumlah seluruh postingan kita berdasarkan labels tersebut. Banyak blog sengaja menghilangkan angka tersebut karena dirasa widget label yang memiliki angka mengurangi keindahan dari widget tersebut. Oleh karena itu buat sobat blogger yang sudah memasang widget label di blognya, kemudian mau menghilangkan angka yang ada di widget tersebut, Ikuti langkah mudah ini untuk menghilangkan angka tersebut.

Cara menghilangkan Angka pada Widget Label di blog :
  1. Log In di http://www.blogger.com/
  2. Klik Menu Rancangan, lalu pilih Edit HTML.
  3. Kasih tanda Centang pada Expand Widget Template
  4. Cari kode (<data:label.count/>)
  5. Kalu sobat blogger sudah menemukan kode (<data:label.count/>), HAPUS kode tersebut.
  6. Simpan Template

Tambahan:
Kalau terdapat dua kode (<data:label.count/>) pada template sobat, yang di hapus adalah kode yang pertama bukan kode yang kedua

Semoga bermanfaat ......
 
Wassalamualaikum Wr.Wb.


Cara Menghilangkan Widget Attribution Power By Blogger Di Blog

Widget Attribution Power By Blogger, power by, widget attribution, widget footer, menghilangkan Widget Attribution Power By Blogger,menyembunyikan Widget Attribution Power By Blogger

Assalamualaikum Wr.Wb.
 
Widget Attribution berada di bagian bawah Blog atau footer blog. Biasanya, Widget Attribution ini bertuliskan Copyright. Awesome.inc. Template. Power by Blogger. Widget ini tidak bisa kita hapus melalui layout blogger karena tobol Hapus atau Delete tidak ada. Coba sobat blogger perhatikan gambar di atas itu! Di gambar tersebut hanya menampilkan tombol Cancel dan tombol Save.

Cara Menyembunyikan Widget Attribution Power By Blogger :
  • Log in dulu di http://www.blogger.com/
  • Di bagian Design, klik Layout dan klik Edit HTML
  • Klik dimana saja dan tekan CTRL + F
  • Cari kode ]]></b:skin>
  • Letakkan kode di bawah ini SEBELUM kode ]]></b:skin>

#Attribution1 {  
height:0px;   
visibility:hidden;  
display:none  
}  
  • Save Template sobat.
Semoga bermanfaat .......
 
Wassalamualaikum Wr.Wb.


Cara Menampilkan Related Post Dengan Gambar Di Blog

Assalamualaikum Wr.Wb.         

      Artikel terkait dipilih dari posting lain dalam kategori yang sama / label / tag. Dengan cara ini banyak pembaca Anda akan tetap di situs Anda untuk waktu yang cukup lama ketika mereka melihat posting terkait.
related post, related posts blogger, blogger widgets
 Langkah-langkah Memasang Related Posts Widget di Blogger/Blogspot :

Step 1. Go To Blogger Dashboard >> Template >>Edit HTML

blogger template, edit html

Step 2. Klik diamana saja di kode template dan tekan CTRL + F keys

Step 3. Carilah kode di search box:
</head>
Step 4. Copy dan paste kode dibawah ini di atas </head>
<!--Related Posts with thumbnails Scripts and Styles Start-->
<!-- remove --><b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<style type='text/css'>
#related-posts{float:left;width:auto;}
#related-posts a{border-right: 1px dotted #eaeaea;}
#related-posts a:hover{background: #f2f2f2;}
#related-posts h2{margin-top: 10px;background:none;font:18px Oswald;padding:3px;color:#999999; text-transform:uppercase;}
#related-posts .related_img {margin:5px;border:4px solid #f2f2f2;width:100px;height:100px;transition:all 300ms ease-in-out;-webkit-transition:all 300ms ease-in-out;-moz-transition:all 300ms ease-in-out;-o-transition:all 300ms ease-in-out;-ms-transition:all 300ms ease-in-out;}
#related-title {color:#222;text-align:center;padding: 0 10px;font-size:14px Oswald; line-height:16px;text-shadow:0 2px 2px #fff;height:28px;width:100px;}
#related-posts .related_img:hover{border:4px solid #E8E8E8;opacity:.7;filter:alpha(opacity=70);-moz-opacity:.7;-khtml-opacity:.7}</style>
<script type='text/javascript' src='http://helplogger.googlecode.com/svn/trunk/relatedposts.js' />
<!-- remove --></b:if>
<!--Related Posts with thumbnails Scripts and Styles End-->
Note:
- Untuk mengubah lebar dan tinggi thumbnails, modifikasi nilai 100px yang bewarma merah
- Untuk mengubah warna dan ukuran judul related posts , ganti nilai yang bewarna biru
- Jika kamu ingin menampilkan related posts di homepage juga, hilangkan kode yang ada di warna violet.

Step 5. Carilah kode ( Bila menemukan dua, tempatkan di atas yang kedua )

<div class='post-footer'>
Step 6. Copy dan paste kode dibawah ini di atas <div class='post-footer'>:
<!-- Related Posts with Thumbnails Code Start--> <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<div id='related-posts'>
<b:loop values='data:post.labels' var='label'>
<b:if cond='data:label.isLast != &quot;true&quot;'>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<script expr:src='&quot;/feeds/posts/default/-/&quot; + data:label.name + &quot;?alt=json-in-script&amp;callback=related_results_labels_thumbs&amp;max-results=5&quot;' type='text/javascript'/></b:if></b:loop>
<script type='text/javascript'>
var currentposturl=&quot;<data:post.url/>&quot;;
var maxresults=5;
var relatedpoststitle=&quot;<b>Related Posts:</b>&quot;;
removeRelatedDuplicates_thumbs();
printRelatedLabels_thumbs();
</script>
</div><div class='clear'/>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.url == data:blog.homepageUrl'><b:if cond='data:post.isFirstPost'>
<a href='http://maulanachak.blogspot.com'></a>
</b:if></b:if><br /><br /><!-- Related Posts with Thumbnails Code End-->
Note:
- Ubah nilai 5  dari max-results=5 dengan jumlah post yang ingin ditampilkan.
- Jika kamu ingin menampilkan related posts di homepage juga, hilangkan kode yang ada di warna      violet.
-Ubah Related Posts: sesuai dengan tulisan anda inginkan.

Step 7. Simpan Template

Selamat belajar ......
 
Wassalamualaikum Wr.Wb.